Kiat Menyusui Saat Bencana
Stres mempengaruhi kadar hormon oksitosin yang mengatur produksi air susu ibu. Dalam kondisi ibu bahagia dan relaks, kadar hormon ini akan tinggi sehingga produksi ASI banyak.
>detil
artikel
Mengatur Waktu dan Tenaga Ibu Baru
Kehadiran bayi akan mengubah jadwal dan agenda. Tapi bukan berarti satu hari lewat begitu saja tanpa kesan. Ibu perlu bisa mengatur waktu dan tenaga dengan tepat. >detil
Mengencangkan Payudara
Agar payudara tetap kencang paska menyusui, latihlah otot-otot penyangga payudara serta lengan dan bahu. >detil
Ibu Langsing Dengan Zumba Dance
Zumba dance bisa menjadi pilihan tepat untuk membuat ibu baru kembali langsing setelah melahirkan. Lakukan 3 bulan setelah persalinan, 2-3 kali seminggu maksimal 1 jam. >detil
Daftar Ruang Laktasi di Mal
Saat jalan-jalan di mal, bunda tentu ingin bisa menyusui atau memerah ASI dengan nyaman. Berikut daftar ruang laktasi di mal-mal >detil
Mengatasi ASI Merembes
Pernahkan saat di tempat kerja, ASI merembes dan membuat bra serta baju di bagian dada basah? Coba atasi dengan beberapa trik berikut ini. >detil
Merawat Perineum Paska Persalinan
Perineum adalah daerah antara vagina dan anus yang mengalami perobekan saat proses persalinan alami. Luka robekan bisa jadi pintu masuk kuman penyebab infeksi. Jaga kebersihan daerah perineum! >detil
Agar Nyaman Menyusui
Menyusui bayi setiap 2 jam sekali bisa sangat melelahkan. Agar Bunda selalu nyaman saat waktunya menyusui, beberapa trik berikut ini bisa dicoba. >detil
Tips 'Me Time' Ibu Baru
Jika rasa bersalah karena “mengabaikan” anak saat menikmati me time begitu sulit dikesampingkan, cobalah kreatif memilih bentuk aktivitasnya. Pilih kegiatan me time yang juga ikut menyibukkan anak. >detil
Mengenal Tanda-tanda Kelahiran
Jika salah satu dari ketiga tanda kelahiran ini muncul, bersiaplah untuk ke rumah sakit atau menghubungi dokter. >detil
Atasi Puting Nyeri Di Awal Menyusui
Sebagian besar ibu, yang baru pertama kali menyusui, mengalami puting nyeri pada hari-hari pertama. Penyebab utamanya, posisi menyusui tidak benar. >detil
First | < Prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14  Next >  | Last